logo
Rabu, 17 Oct 2018 | 06:20

Alasan Jimmy Lukita Rekomendasikan Kampas Rem Elig Buat Harian

Penulis : W.S Aries
img1

Jimmy Lukita Pembalap Senior 3 Jaman

 

Jakarta - Balap dan harian jelas beda. Tapi, beberapa poin di balap, justru penting buat diterapkan di kendaraan  harian. Terutama berkaitan keselamatan. Seperti diungkap Jimmy Lukita, soal penggunaan kampas rem yang baik di mobil harian.

Buat yang demen balap, terutama mobil, pasti terbiasa dengar nama Jimmy Lukita, alias Jimluk. Yang belum tau, monggo cari di mesin pencari, biar nggak berpanjang cerita di sini, ya Bro!

Sebagai pembalap senior dan pemilik bengkel mobil AFJ Motorsport di Kebayoran Lama, Jimluk paham banget jika bicara faktor rem. Untuk komponen ini, pria kelahiran 1965 itu tidak mau coba-coba. Ini soal keselamatan, Bro! Buat dia, sekencang apapun mobil, mustahil menang di sirkuit, jika remnya abal-abal.

Dari pengalaman balap Jimluk sejak 1978, ia tau mutu kampas rem Elig mumpuni. Doi buktikan sendiri di sirkuit Sentul. “Kita balapan 12 lap, gas pol. Tiap tikungan, dari start sampai finish, performa rem Elig tetap baik,” ungkap pria yang digelari pembalap 3 zaman itu.

Sebagai pembalap profesional, pemilik bengkel dan juga penulis lepas, Jimluk tentu gak asal ngomong. Jadi, pasti bukan hoaks! Ini menyangkut integritas. Makanya, doi jelaskan kenapa kampas rem Elig dia sebut bagus.

Pertama, Jimluk menyebut soal rasa. Karena mengerem juga pakai perasaan. Tapi bukan baper, alias bawa perasaan, ya Bro en Sist! Maksudnya, “Dengan kampas rem Elig, saya bisa lebih merasakan kapan rem mulai bekerja saat pedal diinjak,” ujarnya.

Penjelasan Jimmy, hal ini terkait dengan teknologi Anti-lock Braking System, disingkat ABS, dibaca E-bi-es. He he he...! Kan, di balapan, teknologi pengaman ini malah gak terpakai. Pembalap kudu manual operasikan rem, pakai perasaannya di kakinya.
Teknologi ABS justru bikin teknik late-braking yang mengerem selambat-lambatnya sebelum masuk tikungan, tidak bisa dilakukan. Sebab, saat late-braking, jika salah satu ban mengunci maka sistem ABS akan memerintahkan regulator ABS mengurangi tekanan minyak rem ke kaliper, dengan cara katup buka-tutup aliran hidrolis. Jika ini terjadi, bukannya aman, pembalap malah nyelonong ke luar lintasan.

SHARE THIS ARTICLE :

Video

Top Article

logo1

Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A
Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter
logo1